
Jakarta, Double up Gaming Indonesia
—
CORTIS
sukses mencuri hati para penggemar lewat interaksi manis mereka di atas panggung
Allo Bank Festival 2026
. Penampilan itu jadi debut manggung mereka di Indonesia bahkan Asia Tenggara.
Salah satu momen yang paling memicu histeria massal di Indonesia Arena Martin melontarkan sapaan menggunakan bahasa Indonesia yang sangat akrab bagi para COER.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Apa kabar ayang-ayangku,” kata Martin yang langsung disambut gemuruh sorak-sorai di dalam Indonesia Arena, Sabtu (20/6).
Ia kemudian melanjutkan sapaannya dengan menambahkan, “Halo semuanya, makasih sudah datang.”
Di sela-sela interaksi hangat tersebut, CORTIS juga merayakan pencapaian luar biasa di industri musik global. Lagu hit mereka yang berjudul RedRed baru saja menembus angka 100 juta kali streams di Spotify.
Tembang yang merupakan lagu utama dari EP kedua mereka bertajuk GreenGreen itu berhasil mencetak rekor tersebut pada hari Selasa, tepat 57 hari setelah resmi dirilis pada 20 April.
[Gambas:Video Double up Gaming]
Menanggapi kesuksesan karya mereka, Martin mengungkapkan bahwa kunci utama lagu-lagu CORTIS begitu digemari adalah karena komitmen total para personel.
Ia menjelaskan bahwa seluruh anggota CORTIS terlibat langsung sejak awal proses kreatif hingga seluruh pengerjaan dalam album mereka selesai.
Selain konsisten menelurkan karya musik berkualitas, grup ini juga dikenal aktif berinteraksi lewat konten-konten di media sosial yang begitu menarik perhatian netizen.
Martin menyebutkan bahwa keberhasilan konten kreatif tersebut tidak lepas dari peran tim di balik layar yang luar biasa.
“Kami sebenarnya punya kesukaan masing-masing tapi kami juga ada kesukaan yang sama,” tutur Martin.
Keseruan di atas panggung semakin memuncak ketika James mengajak para penonton untuk mempraktikkan gerakan tangan khusus untuk lagu RedRed.
Namun, di tengah panduan gerakan tersebut, suasana mendadak pecah karena musik pengiring tiba-tiba berubah secara tak terduga menjadi lagu Kicau Mania.
Kejutan instan ini langsung membuat seisi stadion bergoyang, tak terkecuali Indra Herlambang selaku pembawa acara yang ikut meramaikan suasana dengan goyangan Kicau Mania bersama para personel CORTIS.
Sebagai pelengkap keseruan interaksi lokal tersebut, masing-masing anggota CORTIS kemudian ditantang untuk mengucapkan beberapa kosakata yang tengah viral dan ramai digunakan warga Indonesia di media sosial maupun kehidupan sehari-hari.
Sesi ini pun dipenuhi gelak tawa saat Martin dengan fasih mengucapkan kalimat, “Sans aja.”
Tak mau kalah, James menyusul dengan melontarkan kata, “Iziin.”
Tingkah jenaka berlanjut saat Juhoon dengan ekspresi khasnya melontarkan frasa, “Jyujyur janggal.”
Sementara itu, Keonho sukses membuat penggemar gemas saat memperkenalkan dirinya dengan kalimat, “Halo, aku dedek Keonho,” yang kemudian ditimpali secara mantap oleh Seonghyon dengan kata, “Sepakat.”
Kedekatan personal dan kepiawaian CORTIS dalam membaur dengan tren lokal ini pun sukses melengkapi malam istimewa bagi seluruh COER Indonesia yang hadir.
(van/chri)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Allo Bank Gandeng Weverse: Hadirkan Layanan Top-Up Jelly dengan Rupiah
Baca lagi: 7 Ciri Orang Haus Validasi, Tak Bisa Lepas dari Pengakuan Orang Lain
Baca lagi: 5 Rekomendasi Drama China Zhou Yiran sebelum Ashes to Crown




10 Responses
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://www.claimajob.com/profiles/5395098-nhacai-bong88 juga bahas hal yang sama lho.
Pembahasannya cukup lengkap untuk dijadikan referensi awal. Sebagai pelengkap, kunjungi https://uxfol.io/7c6879a4.
Penjelasannya terasa sederhana tetapi tetap memberikan pemahaman yang baik. Ada juga referensi di http://www.rohitab.com/discuss/user/2264548-king88comguru/?tab=topics.
Artikel yang sangat informatif dan disusun dengan rapi. Sebagai tambahan wawasan, teman-teman juga bisa mengecek situs http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1906 karena materi di sana cukup relevan.
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan https://tagderarbeitslosen.mur.at/blobben-heerderarbeitslosen-infostand yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan informasi saya saat ini. Selain artikel ini, saya juga menemukan rujukan pendukung di https://www.sitelike.org/similar/naijahall.com.ng/ yang membahas isu terkait secara ekstensif.
Tulisannya runtut dan logis, enak dibacanya. Sebagai tambahan informasi aja nih, web http://nchu-smart-campus.nchu.edu.tw/2017/10/blog-post_84.html juga ngebahas topik ini dari sisi yang berbeda.
Penulis menggunakan analogi kontemporer yang sangat cerdas untuk mendekatkan materi kepada pembaca https://www.lib.cet.ac.il/pages/subx.asp?kwd=91
Gila, ini sih yang dari kemaren saya cari-cari. Penulisannya asik! Kalau butuh sudut pandang lain, bisa juga baca-baca di http://users.atw.hu/etnies-klan/index.php?site=gallery&picID=1&sorttype=DESC&page=7384 ya guys.
Setuju sama opini penulisnya, apalagi di bagian kesimpulan. Saya sempet baca referensi pendukungnya juga kemaren di http://ritalin202.sakura.ne.jp/chelsea/log/eid46.html nyambung banget.